Polisi Ungkap Penambangan Emas Ilegal di Papua Barat, 4 Pelaku Ditangkap

Polisi membongkar sindikat penambangan emas illegal di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. 4 pelaku berinisial AG, AP, AM, dan RS, ditangkap.

“Ini sindikat besar, ada beberapa pelaku yang berada di Makassar yang berperan memasok dana kepada para pelaku yang memainkan perannya di sini,” ucap Direktur Kriminal Khusus Polda Papua Barat AKBP Romylus Tamtilahitu, dilansir dari Antara, Rabu (24/6/2020).

Penambangan itu berlangsung di dua lokasi, yakni Distrik Catubow dan Minyambauw, Kabupaten Pegunungan Arfak. Penyelidikan bermula dari adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas penambangan emas illegal. Polisi pun melakukan pemantauan di lokasi penambangan dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku pada 1 Juni 2020.

Dalam pengembangan, polisi menangkap pelaku lainnya hingga total 4 orang tertangkap. Peran masing-masing pelaku berbeda-beda, mulai dari pengepul, koordinator lapangan, hingga penambang.

“Sedangkan pemasok dananya berada di Makassar. Ada dua orang masing-masing berinisial FD dan AS. Kami menetapkan mereka dalam DPO (Daftar Pencarian Orang),” katanya.

Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai Rp 100 juta, emas 1,6 kilogram, buku rekening, dan anjungan tunai mandiri.

“Barang bukti emas ini kalau dikonversikan dalam bentuk uang nilainya kurang lebih Rp1,2 miliar. Emas yang mereka peroleh dari kegiatan ilegal ini dijual di Makassar dengan harga Rp 700 ribu per gram,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *